Mendapatkan Status Lengkap BI Melalui SLIK

Jika Anda mencari daftar pelanggan bank dalam daftar hitam BI menggunakan situs web Bank Indonesia, sekarang untuk inspeksi BI, cukup gunakan situs web otoritas jasa keuangan (OJK). Ayo, kenali fitur-fitur SLIK Online!

SLIC OJK adalah sistem informasi tentang data pelanggan atau utang yang saat ini difasilitasi oleh OJK.

Apa yang membuat fitur ini berbeda dari Sistem Informasi Debid Indonesia (SID) adalah bahwa informasi yang diberikan hari ini juga berasal dari layanan keuangan non-bank. Selain itu, ada banyak perbedaan antara kedua layanan tersebut.

Pertama, informasi tentang kenakalan kredit yang diperlihatkan adalah 12 bulan, sedangkan BI menampilkan 24 bulan. Oleh karena itu, informasi jaminan pada SID Bank Indonesia terkait dengan peminjam. Aturan ini telah berlaku sejak 1 Januari 2018.

Kali ini kita akan membahas daftar lengkap nama nasabah bank di BI (sekarang OJK SLIK). Ayo, ikuti aku di sini!

Apa itu daftar hitam BI?

Pertama-tama, rasakan namanya menakutkan, ya! Jangan salah, ini adalah penjelasan daftar nama bank dalam daftar hitam BI (sekarang SLIK OJK).

Sebelumnya, kami membahas sebelum cek BI, karena ini mengacu pada daftar nama pelanggan bank dalam daftar hitam BI (sekarang SLIK OJK).

Cek BI adalah riwayat pinjaman, tidak peduli apakah seseorang terlambat atau tidak.

Riwayat ini terkandung dalam sistem informasi pemberi pinjaman Bank Indonesia (SID) dan selalu menjadi referensi untuk menentukan apakah kredit yang Anda kirimkan telah disetujui atau ditolak, termasuk untuk masalah kredit real estat.

Untuk alasan ini, BI Memeriksa memegang identitas debitur, pemilik dan manajemen, pasokan dana atau pinjaman yang diterima, jaminan, penjamin dan penagihan. Astaga, lengkap!

Semua informasi dari BI Checking dapat diakses oleh lembaga keuangan 24 jam sehari, asalkan terdaftar sebagai anggota kantor pelaporan kredit.

Perlu diingat, jika nama Anda bersih, itu artinya Anda masih bisa mengajukan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

Mengapa ada yang bisa bergabung dengan Daftar Hitam BI?

Jelas, dalam menentukan bahwa seseorang dikecualikan dari kredit dan telah menerima atau menolak aplikasi kredit, pemberi pinjaman memiliki peringkat atau penilaian kredit. Skor kredit yang diberikan adalah dari 1-5. Berikut kategorinya:

  • Nilai 1: Kredit saat ini, debitur yang rajin memenuhi kewajiban angsuran mereka sampai mereka dibayar penuh.
  • Nilai 2: Kredit Utang Khusus (DPK) berarti debitur menunggak selama 1-90 hari.
  • Nilai 3: Pinjaman macet, debitur mencatat tunggakan selama 91-120 hari dengan mencicil.
  • Nilai 4: kredit diragukan, debitor pailit dalam 121-180 hari cicilan kredit.
  • Nilai 5: Kredit Buruk, debitur menunggak selama lebih dari 180 hari.

Dari kategori di atas, jika Anda mendapatkan skor 3, 4 dan 5, bank Anda akan menolak aplikasi kredit Anda.

Tentu saja, Anda termasuk dalam daftar nasabah bank dalam daftar periksa BI. Bank tidak ingin mengambil risiko jika pinjaman macet atau tidak dibayar (pinjaman terpengaruh).

Tentu saja, jika Anda mendapat skor 1, kredit Anda akan disetujui. Sedangkan untuk skor 2, masih perlu dicatat bahwa kadang-kadang di bawah pengawasan kredit khusus akan mempengaruhi NPL.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *